Kalianda – Video viral disebut terjadi di Sidomulyo diselidiki polisi. Hal ini disampaikan Kepala Satreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra pada 30 Mei 2022.
Baca Juga : Empat Orang Ditangkap Polres Lampung Selatan karena Narkoba
Ungkapan tersebut dikemukakannya sebagai respons Polres Lampung Selatan beredarnya video viral. Adapun video viral tersebut berisikan informasi tentang amuk massa yang disebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Video itu disebut menggambarkan situasi amuk massa terhadap tiga orang yang disebut-sebut sebagai pelaku kejahatan. Disebutkan lagi kalau kejadian dalam video itu berlangsung di Kecamatan Sidomulyo.
Hendra Saputra mengatakan kalau basis penyelidikan yang dilakukan Polres Lampung Selatan berangkat dari laporan.
”Video tersebut saat ini sudah dilaporkan dan sedang dilakukan deteksi dimana lokasi kejadianya dan siapa yang mengirimkan pertama vidio tersebut. Sehingga dapat segera terungkap lokasi kejadian aksi massa itu,” kata dia dalam keterangan tertulisnya.
Berangkat dari penelusuran awal atas video viral itu, Polres Lampung Selatan mengatakan kalau kejadian yang dalam video itu tidak ada terjadi di Kecamatan Sidomulyo.
Baca Juga : Warga Asal Sumsel Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan
Ungkapan senada juga disampaikan Kepala Polsek Sidomulyo, Iptu Ilham Efendi. Berdasar penuturan Iptu Ilham Efendi, video viral itu tidak benar terjadi di Kecamatan Sidomulyo. Video tersebut ia sebut memuat informasi bohong.
”Saya juga sudah menerima kiriman video tersebut, dan itu adalah tidak benar. Saya berharap kepada warga masyarakat khususnya warga Sidomulyo dan sekitarnya agar tidak mempercayai video yang tidak benar terjadi di wilayah kita ini,” katanya.
